Senin, 12 September 2011

Warga Pacitan Kesulitan Mendapat Air Bersih

Dirgo Suyono

13/06/2011 04:55
         Liputan6.com, Pacitan: Kelangkaan air bersih melanda warga di Desa Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Pacitan, Jawa Timur, baru-baru ini. Untuk kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mencari air di sawah dan ladang.
         Warga juga mencari sisa air hujan di kolam penampungan yang ada. Meski kotor dan berwarna hitam, mereka tetap mengambilnya untuk keperluan sehari-hari.
         Hal ini dilakukan karena banyak sumur warga yang mengering, meski musim kemarau baru mulai. Jika pun ada airnya, biasanya tinggal sedikit dan kotor.
         Warga berharap, pemerintah setempat dapat memberikan air bersih sehingga mereka tidak lagi mencari dan mengkonsumsi air kotor yang tak layak. Selain mengganggu kesehatan, air kotor juga membuat kulit warga gatal-gatal.(ULF)

Krisis Air Bersih Landa Kulonprogo

Kristianto  


11/07/2011 18:34
 
         Liputan6.com, Kulonprogo: Krisis air bersih terjadi di Desa Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo, Yogyakarta. Untuk mendapat air bersih, warga harus berjalan hingga dua kilometer ke desa tetangga. Kondisi ini terjadi sejak dua pekan terakhir.
         Setiap keluarga rata-rata memerlukan delapan drum kecil untuk kebutuhan air besih selama dua hari sehingga pencari air harus berkali-kali ke sumber air sepanjang hari. Selain naik kendaraan roda dua, beberapa warga berjalan kaki ke sumber air.
         Menurut warga, mencari air di tengah hutan sudah bukan hal baru bagi keluarganya. Setiap menginjak musim kemarau, mengambil air bergalon-galon ke sumber air harus dilakukan. Pasalnya mereka harus merogoh kocek Rp 30 ribu jika ingin membeli.
         Sementara itu bak penampungan yang dibangun pemda setahun lalu tak berfungsi sama sekali. Bak penampungan nampak tidak terurus. Warga berharap agar pemerintah setempat segera meresepon kesulitan air bersih yang terjadi hampir tiap tahun.(JUM)

Warga Desa Rejosari Antre Air Keruh

Arif Nur
12/09/2011 10:16
        Liputan6.com, Grobogan: Kekeringan melanda Desa Rejosari, Grobogan, Jawa Tengah. Sumur-sumur milik warga sudah tidak lagi mengeluarkan air sejak satu bulan terakhir. Beruntung masih ada embung desa yang dialirkan melalui sumur sehingga warga masih dapat mendapatkan air bersih.
        Jarak embung dari perkampungan sekitar satu kilometer. Kendati lumayan jauh, warga antusias untuk mengambil air di tempat tersebut. Selain jauh, kondisi air di tempat tersebut kurang begitu bagus. Warnanya keruh karena bercampur lumpur.
        Warga harus menggunakan kain untuk menyaring kotoran dari air tersebut. Karena kondisinya yang kurang sehat, warga hanya memanfaatkan air tersebut untuk mandi dan cuci pakaian. Untuk kebutuhan minum dan masak, warga mengambilnya lebih jauh lagi.
        Sumber air di embung ini diperkirakan juga akan segera habis. Pasalnya musim kemarau masih melanda wilayah mereka. Warga berharap pemerintah segera memberikan bantuan air bersih sehingga mereka tidak kerepotan saat sumber dari embung itu benar-benar habis.(JUM)

Naik Turun Bukit Untuk Air Bersih

Tim Liputan 6 SCTV
11/09/2011 10:27
       Liputan6.com, Nganjuk: Kemarau panjang membuat warga di sejumlah daerah kesulitan air bersih. Krisis air bersih salah satunya dialami warga Desa Mojoduwur Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur. Warga menempuh jarak dua kilometer melewati lereng untuk mencari air di sungai.
       Pantauan SCTV, Ahad (11/9), dengan membawa timba dan jeriken, warga naik turun bukit. Dalam sehari, warga empat hingga lima kali mengambil air di sungai. Air yang didapat tidak layak konsumsi tetapi warga tetap menggunakannya untuk masak, mandi, serta mencuci.
       Warga sejumlah desa di lereng Gunung Merapi juga mengalami krisis air bersih. Meski pemda sudah mengirim bantuan air bersih, sebagian warga mengaku tak mendapatkannya. Mereka terpaksa membeli. Tiap hari, ada puluhan tangki air bersih milik swasta naik ke lereng Merapi.
       Di Gunungkidul, Yogyakarta, warga mengais air dari dasar telaga. Setiap hari, puluhan warga mengambil air dari sumur-sumur dadakan ini. Air yang didapat tak hanya untuk kebutuhan sehari-hahi tetapi juga untuk ternak mereka.
       Situasi diperparah dengan harga air tangki keliling yang terus melonjak hingga Rp 130 ribu per 5000 liter. Warga berharap pemerintah setempat menambah jatah air bagi warga miskin. Selama ini bantuan air hanya dirasakan warga dua jeriken setiap minggunya.(JUM)

Kamis, 08 September 2011

Ginjal

  
         Ginjal adalah organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Cabang dari kedokteran yang mempelajari ginjal dan penyakitnya disebut nefrologi.
Letak
         Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang perut atau abdomen. Ginjal ini terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Di bagian atas (superior) ginjal terdapat kelenjar adrenal (juga disebut kelenjar suprarenal).
         Ginjal bersifat retroperitoneal, yang berarti terletak di belakang peritoneum yang melapisi rongga abdomen. Kedua ginjal terletak di sekitar vertebra T12 hingga L3. Ginjal kanan biasanya terletak sedikit di bawah ginjal kiri untuk memberi tempat untuk hati.
         Sebagian dari bagian atas ginjal terlindungi oleh iga ke sebelas dan duabelas. Kedua ginjal dibungkus oleh dua lapisan lemak (lemak perirenal dan lemak pararenal) yang membantu meredam goncangan.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Citra Every body Knew

Ketika ku lihat kau bersama dia
Tak ada penyesalan dalam hidupku
Dan apa yang kurasakan saat ini
Seperti dahulu ku tak mengenalmu
Ketika ku lihat kau bersama dia 
Tak ada lagi hasrat dalam hidupku
kepada dirimu yang dulu tercinta
tak ada lagi kenangan, takkan lagi harapan
Reff:
everybody knew you’re a liar
everybody knew you’re a player
everybody knew you’re never
Serious with you love again
And i tell you once again beibe..

Rabu, 03 Agustus 2011

Ilmuwan Iran Temukan Obat Diabetes

Desika Pemita
 01/08/2011 20:50 | Penelitian
      Liputan6.com, Teheran: Iran menemukan obat baru penyakit diabetes. Melalui metode baru, seperti dilaporkan Kantor Berita Taqrib, Senin (1/8), diabetes bisa disembuhkan dengan sel batang mesenchymal sumsum tulang.
      Penelitian lanjutan mengenai menjelaskan proses sel induk untuk transplantasi sumsum tulang itu masih dikembangkan. Penghitungan pemulihan dan penggantian sel-sel sebagai mekanisme lain juga tengah dilakukan.
      Dalam beberapa percobaan pada pasien membuktikan, penggunaan sel induk janin menyebabkan pengurangan dalam dosis insulin. Selin itu, pengendalian dan penyeimbangan sistem kekebalan adalah salah satu mekanisme yang diusulkan dalam metode terbaru itu.
      Kepala Fakultas Kedokteran Universitas Teheran Bagher Larijani mengatakan, rencana untuk terapi sel diabetes telah diusulkan sejak 2009 silam. Proyek itu juga diadakan untuk mempelajari efek samping metode terbaru tersebut.(SHA)